- Monitoring dan Evaluasi Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026
- Monitoring dan Evaluasi Dana Desa di Desa Malangrejo
- PAGELARAN WAYANG KULIT DALAM RANGKA TANGGAP WARSO SURO 1960
- Kecamatan Banyuurip melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penggunaan Dana Desa Tahun 2026 di Desa Surorejo
- Pelatihan dan Penyuluhan Pemberdayaan Perempuan Desa Pakisrejo
- Monitoring dan Evaluasi Dana Desa
- Tim I Kecamatan Banyuurip Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Penggunaan Dana Desa di Desa Golok
- Sekretaris Camat Banyuurip Pimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33
- Serah Terima Jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Banyuurip Berlangsung Khidmat
- Penyerahan Dukungan Pendidikan bagi Siswa Berprestasi dan Kurang Mampu di Desa Triwarno
Pembuatan abu sekam oleh KWT Borokulon
Berita Terkait
- Tim penilai adipura kunjungi borokulon0
- Sosialisasi Penyusunan APBDes Tahun 20200
- Pembinaan gerakan sayang ibu dan bayi (GSIB)0
- Pembinaan pos pembinaan terpadu (POSBINDU)0
- Pertemuan Forum Komunikasi Desa/Kelurahan Siaga Aktif0
- Warga borokulon belajar di kampung tani kemranggen 0
- Bersatu Kita Maju, menjadi tema Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 910
- Pencanangan poyandu ODGJ Pelita Hati Borokulon0
- Pelatihan dan Pembinaan Takmir Masjid0
- Serah terima bantuan propendakin masyarakat kelurahan kledungkradenan0
Berita Populer
- Lagi, Seorang Pria ditemukan tewas gantung diri
- Kegiatan Posyandu Lansia di Desa Pakisrejo
- Pentingnya Keberadaan Tokoh Masyarakat
- Lokakarya Mini Lintas Sektoral (LOKMIN LINSEK) Wilayah Kerja UPT Puskesmas Seborokrapyak
- Sosialisasi dan Pembentukan P3A, GP3A dan IP3A Di Desa Kliwonan
- PPKBD dan Sub PPKBD menerima materi penyuluhan KB di era milenial
- Pemakaian Busana Adat Purworejo Lengkap (Jangkep) pada kamis pertama
- Pelantikan Ketua TP PKK 16 Desa dan 2 Kelurahan
- Serah terima jabatan Pj Kades kepada Kepala Desa terpilih
- Asistensi Penyusunan APBDes 2021

Pembuatan abu sekam oleh KWT Borokulon didampingi oleh penyuluh Pertanian BPP Banyuurip pada hari selasa (5/11)
Menurut Koordinator PPL Pertanian Sunarto, tujuan pembuatan abu sekam adalah agar tanah di dalam pot tetap gembur dan bagus untuk menjaga kelembapan ph tanah sehingga tanaman dalam pot dapat tumbuh dengan subur dan hasilnya bagus.
Arang sekam memiliki banyak kegunaan baik di dunia pertanian maupun kebutuhan industri. Para petani memanfaatkan arang sekam sebagai penggembur tanah, bahan pembuatankompos, bokashi, takakura, media tanamdan media persemaian.
Dijelaskan Sunarto koordinator BPP Banyuurip, dalam membuat arang sekam padi ada beberapa cara. "Cara sederhana dan efektif untuk membuat arang sekam sendiri terdapat dua tahapan, yaitu tahap penyiapan alat pembakaran dan tahap proses pembakaran sekam padi," kata kepala BPP Banyuurip.
Di dalam tanah, lanjut Sunarto, arang sekam bekerja dengan cara memperbaiki struktur fisik, kimia dan biologi tanah. Arang sekam bisa meningkatkan porositas tanah sehingga tanah menjadi gembur sekaligus juga meningkatkan kemampuan tanah menyerap air. "Secara biologis, tanah yang gembur merupakan media yang baik bagi tumbuh dan berkembangnya organisme hidup. Baik yang berupa mikroorganisme seperti bakteri akar maupun makroorganisme seperti cacing tanah. Kelebihan lainnya, arang sekam tidak membawa mikroorganisme patogen. Karena proses pembuatannya yang melalui pembakaran sehingga relatif steril," jelasnya.








