- PENGAJIAN TEGALKUNING
- FESTIVAL HADROH 2026
- Musyawarah Kerja dan Musyawarah Kabupaten PMI Kabupaten Purworejo
- Camat Banyuurip Hadiri Lokakarya Mini Tribulanan Puskesmas Seborokrapyak dan Launching ILP
- ASN di Kecamatan Banyuurip melaksanakan kegiatan ASN Peduli
- Lokakarya Mini Lintas Sektor Wilayah Puskesmas Banyuurip
- Pelatihan Pemulasaran Jenazah Tingkat Kecamatan Banyuurip
- Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Banyuurip Resmi Dikukuhkan
- Forum Perangkat Daerah dalam Penyusunan Renja Tahun 2027
- Monitoring Pelayanan Safari KB MKJP, Wujud Sinergi dalam Peringatan Hari Jadi ke-195 Kabupaten Purworejo
MERTI DESA DAN KEHARMONISAN WARGA
Berita Terkait
- Forkopimcam Banyuurip Hadirkan Kehangatan Toleransi di Malam Natal0
- Forkopimda Kabupaten Purworejo Gelar Monev Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 20260
- Peringatan Isro’ Mi’roj di Desa Seborokrapyak, Momentum Penguatan Iman dan Kebersamaan Umat0
- Forkopimcam Banyuurip Hadirkan Kehangatan Toleransi di Malam Natal0
- Camat Banyuurip Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih Tanjunganom0
- Beasiswa Jadi Penyemangat, Wujudkan Generasi Berprestasi dan Berdaya di SD Tegalmiring0
- Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tingkat Kabupaten Purworejo 2025 0
- Slametan Peresmian Jembatan Malangrejo, Akses Harapan yang Rampung Tepat Waktu.0
- Rakerkab KONI Purworejo 2025: Kolaborasi Diperkuat, Prestasi Olahraga Ditargetkan Meningkat0
- Kasi Trantibum Kecamatan Banyuurip Hadiri Pendataan Tempat Ibadah Kabupaten Purworejo0
Berita Populer
- Kegiatan Posyandu Lansia di Desa Pakisrejo
- Pentingnya Keberadaan Tokoh Masyarakat
- Lagi, Seorang Pria ditemukan tewas gantung diri
- Lokakarya Mini Lintas Sektoral (LOKMIN LINSEK) Wilayah Kerja UPT Puskesmas Seborokrapyak
- Sosialisasi dan Pembentukan P3A, GP3A dan IP3A Di Desa Kliwonan
- PPKBD dan Sub PPKBD menerima materi penyuluhan KB di era milenial
- Pemakaian Busana Adat Purworejo Lengkap (Jangkep) pada kamis pertama
- Pelantikan Ketua TP PKK 16 Desa dan 2 Kelurahan
- Serah terima jabatan Pj Kades kepada Kepala Desa terpilih
- Asistensi Penyusunan APBDes 2021

Gerimis malam turun perlahan, membasuh bumi Desa Candingasinan, namun tak sedikit pun memadamkan hangatnya kebersamaan. Di tengah udara yang basah dan sejuk, Peringatan Merti Desa Candingasinan, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo digelar dengan khidmat dan penuh semangat, menjadi ruang temu antara tradisi, doa, dan rasa syukur warga kepada Sang Pencipta.
Nuansa budaya Jawa terasa kental saat pagelaran wayang kulit semalam suntuk disuguhkan. Lakon “Kresna Duta” dimainkan dengan penuh wibawa oleh Ki Wisnu Hadi Sugito, menghadirkan kisah kebijaksanaan, keberanian, dan diplomasi yang menyentuh relung batin penonton. Meski hujan setia menemani malam, warga tetap bertahan, larut dalam alur cerita, seolah setiap tetes hujan menjadi irama yang menyempurnakan suasana.
Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Camat Banyuurip, Ifan Mochtar Latif, AKS.,MAP bersama jajaran Forkopimcam Banyuurip, Kepala Desa Candingasinan, para tokoh masyarakat, serta warga desa, termasuk para perantau yang pulang khusus untuk merawat ikatan batin dengan kampung halaman. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa Merti Desa bukan sekadar tradisi, melainkan denyut kebersamaan lintas ruang dan waktu.
Dalam sambutannya, Sekretaris Camat Banyuurip menyampaikan, “Nderek mangayubagyo wontenipun pengetan Merti Desa Desa Candingasinan meniko, mugi kanthi adicara meniko saged ndadosaken pasederekan warga ingkang soyo ngremboko, langkung utami kagem warga perantauan.” Sebuah harapan agar tradisi ini terus menumbuhkan persaudaraan yang kian erat, tanpa sekat jarak.
Pihaknya juga menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan budaya semacam ini sebagai wujud nyata sinergi Pemerintah Desa dan masyarakat yang berjalan selaras dalam suasana yang positif. Di akhir pesan, beliau mengajak seluruh warga untuk tetap waspada di musim hujan, menjaga kebersihan lingkungan, serta terus mendukung jalannya Pemerintahan Desa Candingasinan di bawah kepemimpinan Bapak Sunarman.
Malam hujan itu pun menjadi saksi: bahwa di bawah langit yang basah, semangat warga Candingasinan justru menyala hangat, guyub, dan penuh harapan untuk desa yang lestari dalam budaya dan kuat dalam kebersamaan.








